“Kebudayaan adalah roh pembangunan berkelanjutan. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga dan mengembangkan kebudayaan daerah sebagai bagian dari jati diri dan daya saing bangsa,” lanjut Bupati.
Menutup pertemuan, Bupati Toha menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pemajuan kebudayaan di Kabupaten Muba. “Semoga langkah-langkah kita hari ini menjadi warisan berharga yang menginspirasi dan membanggakan generasi mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPK (Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VI) Sumsel Kristanto Januardi memberikan apresiasi terhadap keseriusan Pemkab Muba dalam menjaga kelestarian budaya.
“Ke depan, kami berharap sinergi antara masyarakat dan pemerintah semakin kuat dalam menggali dan mengembangkan potensi budaya di Musi Banyuasin. Saat ini Muba sudah meraih predikat Perak dalam Warisan Budaya, kami optimis bisa meraih Emas,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pelaku utama pelestarian budaya adalah masyarakat dan pemerintah daerah, sementara BPK memiliki peran sebagai fasilitator dan pelaksana pelestarian cagar budaya serta objek pemajuan kebudayaan di wilayah Sumatera Selatan.