Toha mengakui, mengatur dan mengoordinasikan kontingen sebesar itu bukan hal mudah. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kerja sama tim dan komunikasi intensif antara semua pihak, termasuk pejabat pendamping dari unsur organisasi perangkat daerah.
“Para kepala dinas, camat, dan pejabat yang menjadi pendamping harus melayani atlet, memastikan kelancaran transportasi, akomodasi, dan kebutuhan logistik lainnya. Bila ada kendala di lapangan, ambil langkah cepat, bijak, dan tepat,” pesannya.
Bupati Toha juga mengapresiasi seluruh jajaran KONI Muba, Dinas Pemuda dan Olahraga Pariwisata (Dispopar), pelatih, dan tim pendukung yang telah bekerja keras mempersiapkan para atlet. Ia memastikan pemerintah daerah telah menyiapkan dukungan penuh, termasuk bonus bagi atlet dan pelatih yang berprestasi.
“Persiapan yang baik, latihan yang baik, logistik yang baik, serta dukungan bonus bagi atlet adalah bentuk komitmen kami untuk mendorong keberhasilan kontingen Muba,” katanya optimistis.
Porprov ke-15 Sumsel dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Muba pada 18–31 Oktober 2025, namun beberapa cabang olahraga seperti basket dan voli indoor telah mulai dipertandingkan sejak 15 Oktober.