Elen juga menyebut, multiplier effect terhadap perekonomian masyarakat bisa mencapai Rp 2 triliun dengan tergarapnya 34 juta ton tersebut. Lapangan kerja hyga bertambah di kisaran 150 ribu-200 ribu pekerja langsung dan tidak langsung.
“Kita punya potensi dan itu hilang tidak termanfaatkan karena flyover tidak jadi-jadi dibangun,” terangnya.
Elen menyebut, 5 flyover yang diputuskan dibangun berada di ruas simpang Belimbing, flyover di Ujan Mas, 2 flyover di Gunung Megang, dan ruas Sudirman. APBD Sumsel melalui anggaran bantuan keuangan bersifat khusus (BKBK) akan dipakai untuk membebaskan lahan.
“Mungkin sekitar Rp 45-an miliar dana dari BKBK untuk pembebasan lahan, kalau tanah KAI jadi tanggung mereka. Kalau kita menunggu alokasi dari APBD perubahan Muara Enim akan memakan waktu lama, sementara kita butuhnya sekarang. Ini kan termasuk PSN makanya Pemprov Sumsel harus turun tangan,” jelasnya.