Mantan Kepala Bappeda Muba ini menambahkan, kerusakan jalan Kabupaten yang terdampak dari operasional muatan kendaraan perusahaan harus pro aktif disikapi pihak perusahaan.
“Kalau rusak, ya harus segera diperbaiki. Pemkab Muba tidak lepas tangan, tetapi kami minta inisiatif dan pro aktif terkait masalah ini, kita harus sama-sama berbuat untuk masyarakat,” ucapnya.
Kemudian, Kabupaten Muba diprediksi akan dihadapi pada musim kemarau kering yang sangat rentan membuat terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
“Ini yang harus diantisipasi, saya minta pihak perusahaan sawit khususnya pro aktif meminimalisir terjadinya karhutbunlah terutama di wilayah sekitar perusahaan,” ungkap dia.
Ia juga mengatakan, Pemkab Muba akan membentuk Satgas Penanganan Jalan Kabupaten yang dilalui Perusahaan. “Karena persoalan jalan Kabupaten menjadi hal prioritas yang harus dituntaskan,” ucapnya.
Subkoordinator Hukum dan Humas Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian, Togu Rudianto Saragih SH MH mengatakan sektor perkebunan terutama kelapa sawit sangat menyumbang peningkatan perekonomian di Indonesia.