“Untuk perbaikan kecil masih bisa ditangani UPT. Kalau cuaca sudah memungkinkan dan tidak hujan seperti sekarang, perbaikan akan segera kita lakukan,” tegasnya.
Selain persoalan jalan, Disdagperin Muba juga meninjau area pasar yang merupakan bantuan dari Gubernur Sumatera Selatan namun hingga kini belum difungsikan secara optimal karena sepinya pedagang dan pembeli.
“Para pedagang sebenarnya sudah diminta untuk pindah, namun lokasinya cukup jauh sehingga pembeli masih enggan. Setelah kami cek, ada beberapa blok yang kosong dan belum dimanfaatkan,” ujarnya.
Tomy menyebut pihaknya akan meminta arahan Bupati Muba terkait pemanfaatan area tersebut. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah pembongkaran bangunan yang tidak difungsikan untuk dijadikan lahan parkir.
“Kalau memungkinkan dan mendapat persetujuan, bisa saja dibongkar untuk lahan parkir agar akses masyarakat ke pasar lebih mudah,” katanya.
Ia menambahkan, ke depan sistem lalu lintas di kawasan pasar juga direncanakan akan dibuat satu arah (one way) untuk mengurangi kemacetan dan mempermudah akses keluar-masuk pengunjung.