Kandidat Doktor Universitas Sriwijaya ini mengatakan alhasil dengan andil program BANTU UMAK Kabupaten Muba turun angka kemiskinan.
“Titik fokus yang lainnya adalah penanganan stunting, berbagai inovasi penangan stunting telah diluncurkan salah satunya adalah Program Bunda AS (Bimbingan dan Pendampingan Anak Sehat). Penurunan angka stunting di Kabupaten Muba yang turun drastis mencapai 5 persen dari 23 persen ke 17.07 persen,” ungkap Mantan Kabag Kesra Muba itu.
Kemudian, Kabupaten Musi Banyuasin juga fokus dalam menekan angka pengangguran. “Beberapa program strategis telah dicanangkan seperti Muba Vocational Centre (MVC), rekrutmen tenaga kerja satu pintu untuk seluruh perusahaan yang ada di Muba melalui Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi, peningkatan kapasitas balai latihan kerja, pembinaan umkm dan koperasi, dan program strategis lainnya,” tukasnya.
Paripurna ini diakhiri dengan Pembacaan Do’a, Pemotongan Tumpeng dan Penyerahan Cindera mata oleh Ketua DPRD H. Sugondo kepada Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru.(ADV/Raka)