930 x 180 AD PLACEMENT

DPRD Gelar Paripurna Peringati Hari Jadi Muba ke 67

750 x 100 AD PLACEMENT

MUBA, Topik Sumsel — Bertepatan Hari ini merupakan Puncak Peringatan Hari Jadi Ke-67 Tahun Kabupaten Musi Banyuasin, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Rapat Paripurna Masa Persidangan I Rapat Ke-21 Tahun 2023 dalam rangka Memperingati Hari Jadi Ke-67 Kabupaten Musi Banyuasin, Kamis (28/09/2023).

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Musi Banyuasin yang berlangsung di ruang Rapat Paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD H. Sugondo dihadiri Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Ibu Hj. Febrita Lustia Herman Deru, PJ. Bupati Musi Banyuasin Drs. H. Apriyadi, M.Si, PJ. Ketua TP PKK Musi Banyuasin Ibu Asna Aini Apriyadi, Ketua dan Anggota DPRD Prov. Sumsel, Wakil Ketua II DPRD Irwin Zulyani, SH dan Wakil Ketua III DPRD Endi Susanto, SE, Anggota DPRD, Forkopimda Sumsel, Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia Drs Imam Gunarto MHum, Gubernur Sumsel Herman Deru dan Ketua TP PKK Sumsel Febrita Lustia Herman Deru, Anggota DPRD Sumsel Muhammad Yaser, Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang Kolonel Pnb Sigit Gatot Prasetyo, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Palembang Kolonel Laut (P), Sandy Kurniawan, dan Pj Bupati Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin AP MM, PJ. Sekretaris Daerah Musi Banyuasin, Asisten Setda Musi Banyuasin, Polres Musi Banyuasin, Dandim 0401/Muba, Pengadilan Negeri Sekayu, Kejaksaan Negeri Sekayu, Pengadilan Agama Sekayu, Sekretaris DPRD Marko Susanto, S.STP.,M.Si, IKATRI DPRD, Ketua DWP Sekretariat DPRD Ibu Supa Miana Marko, Perangkat Daerah Musi Banyuasin, Staf Ahli Bupati, Sekretariat DPRD, Seluruh Camat Kabupaten Musi Banyuasin, Pemangku Adat Musi Banyuasin dan lainnya.

Paripurna Diawali dengan Penayangan Video Sejarah Singkat Kabupaten Musi Banyuasin dari Tahun 1956 sampai dengan 2023, dimulai gambaran letak geografis, batas wilayah, Riwayat Kepemimpinan Bupati dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Musi Banyuasin dan prestasi pembangunan di Kabupaten Musi Banyuasin yang telah berhasil diwujudkan.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Musi Banyuasin Drs. H. Apriyadi, M.Si menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi Ke-67 Tahun Kabupaten Musi Banyuasin bukan hanya momen kegembiraan semata tetapi sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas bertambahnya 1 (Satu) Tahun Usia Kabupaten Musi Banyuasin.

Juga disampaikan bahwa “Gerak Muba” yang tertuang pada 3 tujuan pembangunan Bumi Serasan Sekate pada HUT Muba ke 67 dengan tema Bersinergi Untuk Musi Banyuasin Lebih Maju.

Gerak Muba membangun yang telah dituangkan dalam dokumen Rencana Pembangunan Daerah (RDP) 2023-2026 tersebut berdasarkan 3 tujuan yaitu: terwujudnya pertumbuhan ekonomi inklusif, terciptanya kualitas SDM berdaya saing, dan terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Pada pidato Paripurna HUT Muba ke 67 ini Apriyadi menegaskan pengentasan kemiskinan menjadi salah satu titik perhatian penting RDP tersebut.
Pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat Muba, menurut Apriyadi bisa terlaksana dengan baik jika penopang penting yakni infrastruktur juga baik. Sesuai mandatory spending infrastruktur, sebanyak 40% dari APBD di luar belanja bagi hasil / transfer dengan nilai sebesar 1.146 triliun pada tahun 2023.

Dikatakan bahwa salah satu Fokus Kabupaten Musi Banyuasin adalah Penanggulangan Kemiskinan Dan Kemiskinan Ekstrem, berbagai program dalam rangka penanggulangan Kemiskinan telah dilaksanakan dengan tujuan menurunkan beban pengeluaran masyarakat, meningkatkan pendapatan Masyarakat dan meminimalkan wilayah angka Kemiskinan melalui Akses Infrastruktur Dasar.

Menurut Pj. Bupati Musi Banyuasin Apriyadi, Muba berhasil menurunkan angka kemiskinan melalui beberapa inovasi pengentasan kemiskinan yang diluncurkan. Ia menyampaikan data angka kemiskinan Muba semula 15.84 persen (2021) turun menjadi 15.19 persen (2022). Muba juga berhasil melakukan penurunan kemiskinan sebesar 4,87 persen dalam kurun waktu 12 tahun terakhir. Saat ini, kata Apriyadi, Muba juga sudah berhasil menekan angka kemiskinan ekstrem.

“Penanganan kemiskinan ekstrem menjadi fokus kami dan menunjukkan tren positif. Tahun 2022 angka kemiskinan ekstrem adalah 4,74% dari semula 6,56% di ahun 2021,” terang dia.

Bahkan pada tahun 2023 ini Apriyadi telah menganggarkan Rp 31,99 miliar untuk mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem melalui program bantuan sosial kemiskinan ekstrem yaitu “Bantu Umak” (bantuan tunai untuk masyarakat miskin).

“Sudah kita data semuanya. Dan untuk penghapusan kemiskinan ekstrem tahun 2024 kita telah tuangkan anggaran di APBD sebesar Rp 72 miliar. Ini akan menyasar 9.491 Kepala Keluarga atau 16.406 jiwa penduduk miskin desil 1. Targetnya yakni penghapusan kemiskinan ekstrem tahun 2024,” tegas Apriyadi.

Titik fokus pembangunan lainnya yang dilakukan Pj Bupati Apriyadi adalah penanganan stunting. Pada tahun 2023, telah dianggarkan Rp 10,625 miliar di sektor kesehatan dan Rp 36,71 miliar untuk sektor non kesehatan. Anggaran ini dikhususkan bagi balita stunting sebanyak 894 jiwa.

Ada banyak inovasi yang dibuat untuk penangan stunting ini. Salah satunya program Bunda As (bimbingan dan pendampingan anak sehat) yang melibatkan pendanaan individu dan perusahaan dengan mengangkat anak asuh sebanyak 120 orang dan nilai anggaran 4,4 juta per anak.
Program ini mendapat apresiasi dan penghargaan dari Gubernur Sumatera Selatan berupa Penghargaan Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting.

“Alhamdulillah kinerja penanganan stunting menunjukkan trend positif sampai tahun 2022. Survey status gizi Indonesia menyatakan Muba mampu menurunkan dari 23 persen tahun 2021 menjadi 17,7% pada 2022,” jelas Apriyadi.

Penurunan juga terjadi pada balita stunting dari semula 894 jiwa (januari 2023) menjadi 460 jiwa (juli 2023).

Selain berhasil menekan angka kemiskinan dan balita stunting, Pemkab Muba juga mengurangi angka pengangguran dengan pelatihan tenaga kerja siap pakai. Melalui Muba Vocational Centre (MVC), Muba merancang rekrutmen tenaga kerja satu pintu untuk seluruh perusahaan yang ada di Muba. Apriyadi mematok target angka pengangguran Muba tahun 2023 dapat ditekan menjadi 3,80% dari semula 4,40% tahun 2022.

Beberapa fokus pembangunan lain yang dilakukan dan telah berhasil mencapai target yakni kualitas sumber daya manusia. Kondisinya bisa dilihat dari pemenuhan penganggaran mandatory spending sektor pendidikan sebesar 20 persen dan 10 persen untuk sektor kesehatan.

Untuk mandatory spending sektor pendidikan, Muba bahkan menganggarkan 26,15 ℅ APBD atau Rp 883,077 miliar tahun 2023.

Sedang untuk sektor kesehatan juga jauh di atas kewajiban yakni 595,878 miliar atau sebesar 21,13% dari APBD.

Data BPS terakhir menyebutkan angka indeks pembangunan manusia terus meningkat, sampai tahun 2022 IPM Muba mencapai 68,60 yang ditopang peningkatan angka harapan hidup, rata-rata lama sekolah, angka harapan lama sekolah, dan pengeluaran perkapita.

Peningkatan pendapatan juga disebut Apriyadi sebagai fokus pembangunan. Upayanya yakni mendorong peningkatan harga komiditi karet dan sawit melalui program hilirisasi, penciptaan lapangan kerja, mendorong tumbuh kembang UMKM dan koperasi, program Kelompok Wanita Tani (KWT).

Program KWT juga wujud Muba turut andil dalam upaya pengentasan kemiskinan dan mendorong program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang digagas Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru.

“Pertumbuhan ekonomi kita menunjukkan tren positif pada tahun 2022, karena kembali meningkat sebesar 4,27% dibanding tahun 2021 sebesar yang masih 3,42%,” papar Apriyadi.

Muba juga berhasil menekan laju inflasi serta fenomena el nino dari ancaman kekeringan melalui operasi pasar, sidak pasar, gerakan pangan murah, pemantauan harga barang pokok, produksi pangan lokal. Sampai dengan September 2023 sudah disalurkan 278 ton. Jumlah ini setara dengan 77,7 persen dari yang dialokasikan 358 ton di bulan Oktober.

Nilai anggaran sebesar Rp18,697 miliar digelontorkan ke 8 perangkat daerah. Hasilnya, berhasil menekan laju inflasi menjadi 2,38 (juli 2023) dari semula 5,43 (februari 2023). Langkah ini disebut sebagai menjamin keamanan ketersediaan stok kebutuhan pokok. Inflasi di kabupaten Musi Banyuasin tetap dalam keadaan aman dan terkendali.

Untuk infrastruktur berupa akses air bersih, sanitasi layak, penanganan permukiman kumuh, dan peningkatan jalan mantap. Indikator kinerja infrastruktur menunjukkan trend positif. Sebanyak 87,51% rumah tangga terlayani air bersih pada 2021 dan meningkat menjadi 90,33% di tahun 2022.

Rumah tangga yang mendapatkan layanan sanitasi layak tahun 2021 81,26% meningkat menjadi 81,83% di tahun 2022, persentase kawasan kumuh yang tertangani tahun 2021 6,70 hektar meningkat menjadi 60℅ di 2024.

“Saya mengajak saudara-saudara semua untuk bergandengan tangan, bergotong royong, bekerja keras, bersinergi mengembangkan beragam potensi yang berlimpah di daerah kita sebagai wujud syukur kita terhadap anugerah allah swt sepenuhnya untuk kesejahteraan rakyat Kabupaten Musi Banyuasin. Disaksikan bapak gubernur/wakil gubernur Sumatera Selatan, saya mengajak seluruh jajaran legislatif dan eksekutif untuk bersinergi bekerja lebih keras, berdedikasi dan loyal dalam mengabdi kepada daerah kita, bekerja dalam segala suasana dan terus melakukan pembuktian dengan prestasi,” ungkapnya.

Dilanjutkan dengan Penayangan Video Refleksi 5 (Lima) Tahun Kepemipinan Gubernur Sumatera dan Sambutan Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru.

Gubernur Sumsel H. Herman Deru Umumkan Muba Jadi Tuan Rumah Porprov 2025, Sumsel mampu turunkan angka kemiskinan ekstrem dari 5 persen menjadi 1 persen, penurunan ini disokong besar oleh Kabupaten Muba. Saya apresiasi program konkrit yang direalisasikan Bupati Muba Apriyadi bersama jajaran, ini luar biasa,” ungkap Gubernur Herman Deru.

Lanjutnya, begitu juga dengan angka stunting, Sumsel berhasil menurunkan angka stunting 24 persen menjadi 18 persen. “Ini juga tidak terlepas dari kinerja Kabupaten Muba yang juga menurunkan angka stunting mencapai 5 persen yakni dari 23 persen ke 17.07 persen,” urainya.
Mantan Bupati OKU Timur dua periode ini mengatakan, Muba begitu luas wilayahnya dan di perayaan HUT ke-67 tahun ini Bupati Apriyadi berhasil menghadiahkan penurunan angka kemiskinan ekstrem, pengangguran, dan stunting.

“Ke depan terkait infrastruktur saya akan bersinergi bersama pak Apriyadi ingin membangun jalan Jirak Jaya-Musi Rawas, Insya Allah kalau keberlanjutan kepemimpinan saya sebagai Gubernur Sumsel dan pak Apriyadi menjadi Bupati definitif, ini akan direalisasikan,” bebernya.

Herman Deru mengaku, kinerja Bupati Muba Apriyadi Mahmud menahkodai Kabupaten Muba sejak satu tahun belakangan banyak memberikan kontribusi positif yang menyasar langsung ke masyarakat.

“Saya salut dan bangga dengan kinerja Bupati Apriyadi. Semoga selalu ditingkatkan dan dipertahankan dan di tahun 2025 Pemprov Sumsel akan berencana menunjuk Kabupaten Muba menjadi tuan rumah pelaksanaan Porprov 2025,” Ucapnya.

“Muba harus bersiap, Insya Allah tahun 2025 akan menjadi tuan rumah ajang kompetisi olahraga bergengsi tingkat Provinsi Sumsel,” bebernya.

Sementara itu, Pj Bupati Apriyadi Mahmud mengatakan di tahun 2023 ini telah meluncurkan program BANTU UMAK yang menyasar langsung masyarakat kategori miskin ekstrem.

“Saat ini terdata ada sebanyak 9 ribu KK warga masuk kategori miskin ekstrem dan saat ini sudah disiasati dengan program BANTU UMAK, selain itu mereka juga kita berikan asuransi ketenagakerjaan kategori pekerja sektor informal yang pada Desember 2023 ini akan mulai diterapkan,” ungkapnya.

Kandidat Doktor Universitas Sriwijaya ini mengatakan alhasil dengan andil program BANTU UMAK Kabupaten Muba turun angka kemiskinan.

“Titik fokus yang lainnya adalah penanganan stunting, berbagai inovasi penangan stunting telah diluncurkan salah satunya adalah Program Bunda AS (Bimbingan dan Pendampingan Anak Sehat). Penurunan angka stunting di Kabupaten Muba yang turun drastis mencapai 5 persen dari 23 persen ke 17.07 persen,” ungkap Mantan Kabag Kesra Muba itu.

Kemudian, Kabupaten Musi Banyuasin juga fokus dalam menekan angka pengangguran. “Beberapa program strategis telah dicanangkan seperti Muba Vocational Centre (MVC), rekrutmen tenaga kerja satu pintu untuk seluruh perusahaan yang ada di Muba melalui Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi, peningkatan kapasitas balai latihan kerja, pembinaan umkm dan koperasi, dan program strategis lainnya,” tukasnya.

Paripurna ini diakhiri dengan Pembacaan Do’a, Pemotongan Tumpeng dan Penyerahan Cindera mata oleh Ketua DPRD H. Sugondo kepada Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru.(ADV/Raka)

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT