930 x 180 AD PLACEMENT

DPRD Lahat Ultimatum Perusahaan Batu Bara: Bangun Underpass atau Berhenti Beroperasi

750 x 100 AD PLACEMENT

“Kami akan meminta penjelasan mengenai progres pembangunan jalan khusus serta flyover atau underpass di kawasan itu. Kemacetan di Jalinsum sudah terlalu parah dan harus segera diatasi,” tegasnya.

Selain kemacetan, DPRD juga menyoroti polusi udara akibat debu batu bara. Andriansyah mendesak perusahaan tambang untuk bertanggung jawab meminimalkan dampak negatif aktivitas mereka terhadap masyarakat.

“Jika perusahaan tidak mengambil langkah nyata, DPRD siap mendorong pemerintah untuk bertindak tegas, termasuk menghentikan operasional mereka di jalan umum,” tegasnya.

Sebab, menurutnya masyarakat Lahat sudah terlalu banyak dirugikan. Tidak hanya debu dan keselamatan berlalu lintas, tetapi juga konflik sosial yang kerap terjadi antara masyarakat dan perusahaan.

“Kami berharap semua pihak, dari tingkat kabupaten hingga pusat, memberi perhatian serius terhadap masalah ini,” pungkas Andriansyah.

Sebelumnya, masyarakat Kecamatan Merapi Timur mendesak pemerintah dan DPRD segera merealisasikan pembangunan flyover atau underpass di kawasan Tanjung Jambu.

Pages: 1 2 3
750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT