MUBA, Topik Sumsel — Dua titik panas atau hotspot terdeteksi di wilayah Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Tim gabungan langsung melakukan pengecekan lapangan sekaligus pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Senin (7/9/2026).
Kegiatan ground check yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB tersebut melibatkan personel Polri, TNI, pemerintah kecamatan, Tim Satgas Karhutla Kecamatan Sanga Desa serta pihak perusahaan.
Tim dipimpin Kapolsek Sanga Desa Iptu Harun Suardi, S.E., M.Pd., C.MSP., bersama Danramil Babat Toman Kapten Inf Hariyanto.
Dua hotspot tersebut sebelumnya terdeteksi melalui pemantauan aplikasi satelit LAPAN/NASA-NOAA20 pada Minggu (6/9/2026). Titik panas masing-masing berada pada koordinat -2.75882, 103.30193 dan -2.75980, 103.30068.
Hasil pengecekan di lapangan memastikan kedua titik tersebut berada di areal perkebunan kelapa sawit milik PT PPA, tepatnya di blok L31d (MA-I), Desa Air Balui, Kecamatan Sanga Desa.
Dari hasil ground check, area yang terbakar merupakan lahan gambut dengan luas diperkirakan mencapai sekitar 2 hektare.
Untuk mencegah api meluas, tim gabungan bersama pihak perusahaan langsung melakukan pemadaman dan pendinginan. Penanganan dilakukan menggunakan tiga unit mesin Robin dan 15 roll selang.
Sebanyak 20 personel tim pemadaman PT PPA juga dikerahkan untuk membantu proses pemadaman di lokasi.
“Untuk penyebab kebakaran, hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan dan belum diketahui. Pihak kita bersama unsur terkait juga melakukan pengecekan terhadap lokasi guna memastikan kondisi serta perkembangan titik api,” ujar Kapolsek Sanga Desa.
Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi sejumlah kendala, terutama sulitnya mendapatkan sumber air di sekitar lokasi. Selain itu, keterbatasan jaringan internet dan komunikasi juga menjadi hambatan bagi tim di lapangan.
Selain melakukan pemadaman dan pendinginan, petugas turut memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada aparat apabila mengetahui adanya aktivitas pembakaran hutan dan lahan yang berpotensi memicu Karhutla.
Kapolsek Sanga Desa bersama tim memastikan pemadaman dan pendinginan terus dilakukan untuk mencegah munculnya kembali titik api serta mengantisipasi meluasnya kebakaran.
Secara umum, situasi di lokasi dapat dikendalikan. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban dari masyarakat dan personel yang terlibat dalam proses pengecekan serta pemadaman.
Penanganan tersebut menjadi bagian dari kesiapsiagaan jajaran Polres Musi Banyuasin bersama TNI, pemerintah daerah dan pihak perusahaan dalam mencegah serta menangani Karhutla di wilayah Kabupaten Muba.