Duel Berdarah di Kebun Sawit Muba, Pemuda 21 Tahun Tewas Dibacok

Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah seorang pemuda berinisial AA (21) ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka akibat benda tajam di lahan kebun Desa Mekar Jaya, Kecamatan Jirak Jaya, Musi Banyuasin, Selasa (25/8/2026). Polisi mengamankan seorang pria berinisial AS (39) yang diduga terlibat dalam perkelahian tersebut.
750 x 100 AD PLACEMENT

MUBA, Topik Sumsel Warga Dusun IV, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Jirak Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), digemparkan dengan penemuan seorang pemuda dalam kondisi bersimbah darah, Selasa (25/8/2026).

Korban berinisial AA (21), warga Dusun II, Desa Mekar Jaya, ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka akibat senjata tajam. Polisi menduga korban tewas setelah terlibat perkelahian dengan AS (39), seorang petani yang juga merupakan warga Desa Mekar Jaya.

Peristiwa tersebut terjadi di lahan kebun milik AS. Informasi mengenai dugaan tindak pidana pembunuhan diterima Polsek Sungai Keruh sekitar pukul 14.30 WIB.

Kapolsek Sungai Keruh IPTU Mustaqim Hadi, S.H., M.H., kemudian memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Pantri bersama personel piket SPK dan Reskrim mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Setibanya di lokasi, petugas menemukan korban dalam kondisi sudah meninggal dunia. Dari pemeriksaan awal, korban mengalami sejumlah luka, di antaranya luka bacok pada lutut kanan, luka pada bahu kiri yang diduga akibat benda tajam, luka pada pergelangan tangan kiri, serta luka berat pada bagian leher.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Desa Jirak, Kecamatan Jirak Jaya, untuk penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan awal yang disampaikan AS kepada penyidik, peristiwa berdarah tersebut bermula ketika korban diduga mengambil buah kelapa sawit milik pelaku di lahan kebun tersebut sekitar pukul 10.00 WIB.

Pelaku kemudian mendatangi korban dan meminta agar buah sawit tersebut diganti dengan uang. Namun, permintaan tersebut disebut ditolak korban hingga terjadi pertengkaran yang kemudian berkembang menjadi perkelahian.

“Menurut keterangan pelaku, ia meminta korban mengganti dengan uang buah kelapa sawit yang diambil dari kebunnya. Kemudian terjadilah perkelahian,” ujar Kasi Humas Polres Muba AKP S Hutahaean, mewakili Kapolsek Sungai Keruh IPTU Mustaqim Hadi, saat dikonfirmasi, Selasa sore.

Dalam perkelahian tersebut, pelaku mengaku melihat korban mengambil sebilah parang. Pelaku kemudian mengambil parang yang berada di atas meja dan menggunakannya untuk menyerang korban.

Kepada polisi, pelaku mengaku membacok bagian lengan kiri korban sebanyak satu kali dan bagian leher sebelah kiri sebanyak dua kali. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka parah dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Usai kejadian, AS kemudian mendatangi Polsek Sungai Keruh dan menyerahkan diri. Polisi langsung mengamankan pelaku untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Setelah perkelahian berdarah yang berujung meninggalnya korban, pelaku langsung bergegas menyerahkan diri ke Mapolsek Sungai Keruh. Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan untuk proses hukum selanjutnya,” tambah AKP S Hutahaean.

Polisi juga telah melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Selanjutnya, pelaku akan dibawa ke Mapolres Musi Banyuasin untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi masih mendalami motif serta kronologi lengkap kejadian tersebut guna memastikan seluruh fakta dalam perkara ini.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT