“Pada 2017, total pemakaian air di Kilang Pertamina Plaju sebesar 2.950.717.300 liter. Jumlah itu menurun pada 2018 dengan total penggunaan sebanyak 2.411.974.900 liter. Adapun penggunaan air pada 2019 yakni sebesar 2.500.584.400 liter dan menurun pada 2020 yang hanya sebesar 2.306.294.100 liter”katanya
Ditambahkanya, terhitung hingga Juni 2021 lalu, total penggunaan air di Kilang Pertamina Plaju, baik untuk proses produksi maupun fasilitas pendukung sebesar 1.263.386.000 liter.
Adapun rasio efisiensi air pada 2017 sebesar 34,9%, meningkat ke angka 46,6% pada 2018. Rasio efisiensi itu kembali meningkat pada 2019 sebesar 59,5%, dan terus meningkat pada 2020 sebesar 65,6%. Sementara hingga Juni 2021, rasio efisiensi air menyentuh angka 58,3%.
Selain proses produksi, penggunaan air di Kilang Pertamina Plaju juga diperuntukkan bagi fasilitas pendukung yang berkaitan maupun tidak berkaitan dengan proses produksi. Penggunaan air untuk fasilitas pendukung yang berkaitan dengan proses produksi juga menurun setiap tahunnya.