“Kami sudah melakukan kajian secara mendalam. Insya Allah, struktur pipa dalam kondisi aman untuk dilakukan pengurasan,” jelasnya.
Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan setelah Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, saat konsumsi air masyarakat mulai kembali normal. Estimasi waktu pengerjaan diperkirakan berlangsung selama 1 hingga 2 jam.
“Pelaksanaan kami jadwalkan setelah Lebaran agar tidak mengganggu kebutuhan air masyarakat selama hari raya,” tambahnya.
Pengurasan jalur pipa ini diharapkan memberikan dampak signifikan bagi pelanggan, terutama dalam peningkatan kualitas air yang lebih jernih, aliran yang lebih lancar, serta peningkatan debit air yang diterima.
Hal ini karena endapan lumpur dan kandungan besi yang selama ini menghambat aliran di dalam pipa akan dibersihkan.
“Jika uji coba di Bakung ini berhasil, metode yang sama akan kami terapkan di seluruh wilayah pelayanan sebagai bagian dari standarisasi kualitas air bersih yang lebih modern,” tegas Bertho.
Ke depan, Perumda Tirta Raja juga merencanakan peningkatan kapasitas produksi melalui program uprating di WTP Bakung. Namun, rencana tersebut akan dilakukan secara bertahap mengingat kebutuhan anggaran yang cukup besar.