930 x 180 AD PLACEMENT

FMTSPPA Ancam Golput Pemilu 2024, Warga : Menolak Keras Masuk Banyuasin

Ratusan warga saat melakukan aksi damai Minggu 16 April 2023 didepan gerbang Komplek Taman Sasana Patra. (Foto/Istimewa)
750 x 100 AD PLACEMENT

Tetapi berubah, wilayah tempat tinggal kami ini masuk Banyuasin, anehnya ada sebuah Ponpes di belakang Komplek Taman Sasana Patra dan Patra Abadi masuk Palembang,” jelas Fitriadi.

Oleh sebab itu, bilamana keinginan warga tidak terpenuhi tidak menutup kemungkinan akan Golput pada Pemilu 2024 mendatang. Karena, saat ini tahapan untuk persiapan Pilkada, Pilres dan Pileg.

“Disini ada 8 Tempat Pemungutan Suara (TPS) Kota Palembang, kami akan menolak keras untuk didirikan diwilayah kami, kalaupun tuntutan tidak disepakati.

Kalau di hitung mata pilih bisa mencapai 2.500 orang punyak hak suara dari RT 24, 25, 34 dan 41 RW 08. Bayangkan, kalau kita semuanya Golput,” tegasnya.

Sementara, salah satu warga Ibu Yanti warga RT 34 RW 08, Kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju menambahkan, kami meminta kepada Bapak Presiden, Gubernur, dan Walikota Palembang untuk mendengarkan aspirasi warga.

Ratusan warga saat melakukan aksi damai Minggu 16 April 2023 didepan gerbang Komplek Taman Sasana Patra.

“Karena selama ini, segala urusan semuanya Kota Palembang, maka dari itu warga Taman Sasana Patra dan Patra Abadi menolak keras masuk Banyuasin,”

Karena, lanjutnya, dampak perpindahan ke kabupaten, tidak akan bisa menjamin lebih sejahtera, sangat kesulitan dan kesusahan dalam aspek sosial, insfratruktur, kesehatan dan pendidikan.

“Kasihan anak-anak kita kesulitan mendapatkan pendidikan kalau masuk Banyuasin, walau dekat Palembang tapi tidak bisa masuk karena dibatasi zona. Jadi anak-anak kita yang akan bersekolah jadi korban. Ditambah lagi pelayanan kesahatan maupun adminitrasi yang jauh,” tandasnya.

Pages: 1 2Show All
750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT