“Ayah tinggal sama paman dan pelaku mereka bertiga, ayah juga sebenarnya tidak terlalu kenal (dengan pelaku), tidak ada hubungan apa-apa. Dia (pelaku) itu cuma tinggal di sana saja (numpang),” kata Amrul kepada wartawan di Rumah Sakit Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Jumat (5/9/2025).
Amrul datang ke Palembang dari Indralaya setelah mendapat kabar kalau ayahnya meninggal dunia.
Dirinya tidak tahu kalau ayahnya meninggal karena dibunuh.
“Setelah sampai di Keramasan ternyata jenazah bapak sudah di kantong jenazah, baru disitu tahu kalau meninggalnya karena dibunuh,” ujarnya.
Amrul sudah mengetahui kalau pelaku yang membunuh ayahnya sudah ditangkap. Sementara ini ia belum mengetahui persis apa motif pelaku sampai tega menghabisi nyawa ayahnya.
“Belum tahu, karena yang tahu betul itu mamang (paman). Sekarang masih di kantor polisi jadi saksi. Kalau motifnya berkelahi saya kurang yakin karena bapak ini orangnya pendiam,” katanya.