Menurut Herman Deru kelestarian adat istiadat dan budaya melayu ini adalah tanggungjawab semua pihak bukan hanya pejabat, pengusaha, atau penggiat seni.
Upaya untuk mempertahankan budaya melayu ini kata Herman Deru tidak dengan implementasi penggunaan pakaian adat namun juga perlu dukungan kebiijakan dari pemerintah. Untuk itu Ia berkomitmen mendorong kegiatan serupa di seluruh kab/kota se Sumsel.
“Salah satu contohnya di Pemprov sekarang sudah lahir Perda kearifan lokal. Perlahan kita kuatkan budaya melayu ini dari ornamen tanjak di kantor-kantor dengan nuansa songket. Supaya anak cucu paham bahwa Sumsel ini punya peradaban yang luar biasa,” papar Herman Deru.
Di tempat yang sama Ketua Panitia Acara Vebri Alintani mengatakan, moment ini sangat penting tak ubahnya menyambut kelahiran buah karya intelektual dari putra daerah yakni Fir Azwar.
Adapun peluncuram lagu dan klip ini sebagai upaya mengingatkan kembali kepada masyarakat luas bahwa Bukit Siguntang Palembang merupakan asal usul raja-raja melayu.