Dikatakan Supriadi disini Kapolda Sumsel tidak mengenal Heryanti, Kapolda Sumsel hanya mengenal Akidi Tio saat masih hidup. Namun Kapolda Sumsel hanya kenal sama anak pertama Akidi Tio Ahong yang ada di Langsa Aceh.
“Komunikasi sumbangan ini hanya dilakukan antara Kapolda Sumsel dengan Prof Hardi Darmawan. Lalu pada tanggal 26 Juli dilakukan penyerahan bantuan, tentunya Kapolda Sumsel menyambut baik sumbangan cukup besar untuk penangana covid 19 di Sumsel makanya Kapolda Sumsel unsur Forkopinda Sumsel,”katanya lagi.
Penyerahan uang dua triliun tersebut direncanakan akan melalui bilyet giro bank mandiri sehingga tiba waktunya bilyet giro itu tidak bisa dicairkan karena ada teknis yang harus diselesaikan.
“Kita tunggu kan pencairan bilyet giro sampai jam dua siang ini namun hingga sekarang uang itu tidak bisa dicairkan makan Heryanti kita panggil. Mudah mudahan dalam waktu dekat ini pemeriksaan terhadap Heryanti sudah selesai,”pungkasnya.(net)