930 x 180 AD PLACEMENT

Intelkam Polda Pastikan Pemilu di Sumsel Sejauh Ini Masih Aman dan Kondusif

750 x 100 AD PLACEMENT

PALEMBANG, Topik Sumsel — Menghindari terjadinya radikalisme jelang Pemilu 2024 di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Direktorat Intelkam Polda Sumsel gelar Fokus Group Discusion (FGD), Senin (24/7/2033).

Dirintelkam yang diwakilkan oleh Wadir Intelkam AKBP Dwi Mulyanto SIK mengatakan, pelaku-pelaku paham radikalisme sampai saat ini masih terdeteksi bergerak.

Ua juga mengatakan, akan terus berusaha mengantisipasi dan meminimalisir hal tersebut hingga jelang pesta demokrasi Pemilu Serentak 2024 mendatang.

“Meski begitu, saya katakan bahwa situasi saat ini masih aman dan kondusif,“ katanya.

Menurutnya, supaya kondisi di Sumsel tetap aman dan kondusif, pihaknya terus mengantisipasi dan mengeliminir. Apalagi, soal munculnya isu-isu, konten-konten, seruan dan ajakan di media sosial, dari kelompok radikalisme. Meski, pemerintah sebelumnya sudah resmi membubarkan FPI dan HTI. Namun menurut Dwi, yang dibubarkan itu adalah organisasinya.

“Sementara, orang-orangnya atau pengikutnya, masih ada. Mereka masih bergerak di bawah permukaan,” tegas Dwi.

AKBP Dwi Mulyanto SIK juga menyampaikan, bahwa menurutnya perlu dirangkul kembali ke NKRI. Seperti tahun lalu, mereka mengislahkan kembali atau menderadikalisasinya di OKU Timur. “Kami tetap laksanakan monitoring,” sebut Dwi.

Salah satu pemateri FGD, adalah ustaz Abdurrahman Taib alias Kosim alias Musa alias Ivan mantan Napi Terorisme (Napiter), Ketua Kelompok Palembang yang menghebohkan 2008 silam menambahkan, bahwa tak menampik masih ada napiter yang belum kembali ke Ibu Pertiwi. Sebagian ada yang masih keras, masih berpikiran jihad fisabilillah.

Dia sendiri, sekarang menjadi Ketua Yayasan Pelita Bersatu. “Yayasan yang dibentuk Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), untuk menampung napiter di Sumsel,” tutupnya.

FGD yang mengusung tema “Antisipasi penyebaran faham radikalisme di media sosial menjelang pemilu 2024 di Provinsi Sumatera Selatan” ini dihadiri oleh Firdaus komar Ketua PWI Sumsel, Komisioner Bawaslu Sumsel, Kominfo dan ust Abdurahman Taib yang juga mantan Napiter, ketua yayasan pelita harapan Sumsel.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT