Ia mengungkapkan, pihaknya menyiapkan investasi dengan prakiraan nilai sebesar Rp240 Miliar, dengan kapasitas produksi 45 ton per jam dan kapasitas produksi pabrik sebesar 60 ton.
Kevin juga menambahkan bahwa pihaknya berencana menggandeng KUD di area pabrik dan wilayah sekitarnya untuk sumber bahan baku.
“Kami bertujuan untuk mendukung Pemerintah dalam program percepatan investasi dan membuka lapangan kerja untuk masyarakat sekitar dan kami tentunya akan mengikuti seluruh peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah sesuai ketentuan yang berlaku ,” tandasnya.