“Keahlian membuat kanjang ini sudah saya miliki sejak dulu, cuma saya baru aktif membuat kanjang sejak tahun 2011, dimana saat itu suami saya meninggal dan saya tidak punya mata pencarian,”kata Jamilah.
Menurut Jamilah menganyam kanjang menjadi satu-satu upaya yang bisa ia lakukan untuk bisa menghasilkan uang yang akan digunakan untuk kebutuhan makan.”Saya ini sudah tua, mau buka sawah sudah tidak kuat, bekerja pekerjaan keras pun sudah tidak sanggup, cuma ini jalan saya untuk bisa dapat uang,”ungkapnya.
Dari hasil membuat dan menjual kanjang, uang yang di peroleh Jamilah sangat terbilang sangat kecil, dimana untuk menghasilkan satu kanjang membutuhkan waktu 3 hari.
“Sehari paling dapat seperempat nya, dilanjutkan keesokan hari nya, rata-rata satu kanjang 3 hari baru selesai, tapi kalau yang ukuran kecil 2 hari selesai,”terangnya.Satu buah kanjang berukuran kecil ia jual Rp 50 ribu, sedangkan berukuran besar Rp 70 ribu. Dari satu buah keranjang Jamilah bisa mendapatkan penghasilan bersih Rp 30 sampai Rp 35 ribu rupiah.