Namun setelah berbulan-bulan tiang dan kabel terpasang, meteran listrik di rumah warga tak kunjung dipasang. Hal ini membuat warga mulai mempertanyakan kelanjutan proyek tersebut.
Salah seorang warga, Mujid, mengaku sangat kecewa dengan kejadian tersebut. Ia berharap Nasihin segera bertanggung jawab dan mengembalikan uang yang telah dibayarkan warga.
“Kami sangat kecewa. Jangankan bisa menikmati listrik, uang yang kami kumpulkan yang seharusnya untuk biaya sekolah anak sekarang tidak jelas ke mana,” keluhnya.
Sementara itu, Staf Administrasi PLN ULP Lembayung, Wella Datika, menjelaskan bahwa pihak PLN memang pernah menerima permohonan pemasangan listrik atas nama Nasihin untuk sebuah masjid di Dusun Selpah. Namun permohonan tersebut hanya untuk satu titik pemasangan, bukan untuk puluhan rumah warga.
“Setelah dilakukan survei, karena jaringan listrik PLN ke wilayah tersebut belum tersedia, maka permohonan tersebut kami restitusi atau dilakukan pengembalian dana,” jelas Wella.
Wella menegaskan pemasangan jaringan listrik di Dusun Selpah bukan tanggung jawab PLN karena dilakukan tanpa izin resmi dan tidak memenuhi standar teknis.