930 x 180 AD PLACEMENT

Kapolres Muba Tinjau Jalan Rusak di Babat Toman, Dorong Perbaikan Tuntas Jelang Arus Mudik Lebaran

Kapolres Muba AKBP Ruri Prastowo meninjau kondisi jalan rusak di Jalinteng Sekayu-Lubuk Linggau di Desa Sugihwaras, Kecamatan Babat Toman, Jumat (6/2/2026).
750 x 100 AD PLACEMENT

MUBA, Topik Sumsel Kapolres Musi Banyuasin (Muba) AKBP Ruri Prastowo, S.H., S.I.K., M.I.K., meninjau langsung kondisi ruas jalan nasional yang rusak parah di wilayah hukum Polsek Babat Toman, Jumat (6/2/2026). Peninjauan dilakukan di sela kunjungan kerja Kapolres ke wilayah tersebut.

Peninjauan ini dilakukan sebagai respons atas aksi unjuk rasa warga yang sebelumnya memprotes kerusakan jalan Sekayu–Lubuk Linggau, tepatnya di Desa Sugihwaras, Kecamatan Babat Toman. Jalan tersebut dikeluhkan masyarakat karena rusak berat dan kerap memicu kecelakaan lalu lintas.

Kapolres Muba mengatakan, pihaknya turut berupaya mendorong percepatan perbaikan jalan dengan berkoordinasi bersama instansi terkait. Mengingat ruas tersebut merupakan jalan nasional, Polres Muba telah menyurati Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) serta melakukan komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Muba.

“Ini jalan rusak yang kemarin sempat didemo warga, makanya kita cek langsung. Dari Polres Muba, kami sudah bersurat ke Balai Besar dan juga sudah sounding ke Pak Bupati supaya cepat dikerjakan. Apalagi sebentar lagi Lebaran, arus mudik pasti meningkat. Minimal sebelum Lebaran sudah harus selesai,” ujar AKBP Ruri Prastowo.

Selain mendorong percepatan pembangunan, Kapolres juga mengimbau para pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur tersebut. Ia menekankan pentingnya penerangan jalan dan kedisiplinan berlalu lintas demi mencegah kecelakaan.

“Pengguna jalan harus ekstra hati-hati, jangan ngebut. Kondisi jalan cukup dalam dan berbahaya. Nanti anggota Polsek juga kita siagakan di titik ini, serta kita koordinasikan dengan Pemda dan Dishub untuk pemasangan rambu-rambu,” tegasnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 Satker PJN I Palembang, Ahmad Faturahman, menjelaskan bahwa penanganan ruas jalan Mangunjaya–Muara Beliti dilakukan secara bertahap. Saat ini fokus utama adalah perbaikan fungsional agar jalan tetap bisa dilalui kendaraan.

“Penanganan dilakukan bertahap dengan menyisir dari Mangunjaya sampai batas Kabupaten Musi Rawas. Saat ini kami fokus penambalan lubang-lubang besar agar fungsional. Untuk perbaikan permanen tetap kami upayakan, meski terkendala musim hujan yang berpotensi menyebabkan kerusakan ulang,” jelas Ahmad Faturahman.

Diketahui sebelumnya, puluhan warga menggelar aksi unjuk rasa di ruas Jalan Sekayu–Lubuk Linggau, Rabu (4/2/2026). Massa membakar ban bekas, membentangkan spanduk, serta membawa keranda sebagai simbol matinya kepedulian pemerintah terhadap kondisi infrastruktur jalan.

Aksi tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat, namun kembali lancar setelah petugas melakukan pengaturan. Dalam aksinya, warga mendesak pemerintah dan instansi terkait agar segera melakukan perbaikan menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam, serta mengancam akan menggelar aksi lanjutan jika tuntutan tidak segera direalisasikan.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT