Masyarakat diminta selalu menggunakan masker, memperbanyak konsumsi air putih serta mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara berkabut atau kualitas udara memburuk.
“Pertama, selalu menggunakan masker. Kedua, perbanyak minum air putih. Ketiga, kami meminta masyarakat tidak banyak keluar ruangan apabila cuaca sedang kabut,” jelas Ardiansyah.
Ia juga meminta masyarakat tidak mengabaikan gejala gangguan pernapasan. Apabila terdapat anggota keluarga yang mengalami sesak napas, masyarakat diminta segera menghubungi atau mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Terkait kegiatan pembelajaran siswa, Dinkes sebelumnya sempat merekomendasikan pembelajaran jarak jauh (PJJ) setelah kondisi kualitas udara atau Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) berada pada kategori tidak sehat selama beberapa waktu.
Namun, setelah hujan mulai turun di sejumlah wilayah Muba dan kondisi kualitas udara berangsur membaik, kebijakan PJJ kemudian dicabut dan kegiatan pembelajaran kembali dilakukan secara tatap muka.