Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) untuk Kabupaten Musi Banyuasin, Oking Candra, mengatakan pihaknya segera menindaklanjuti laporan yang diterima dengan meneruskannya kepada pihak terkait di tingkat provinsi.
“Kami langsung meneruskan laporan ke KPPG Provinsi, serta meminta laporan tertulis secara resmi dari kepala SPPG yang bersangkutan agar penanganan berjalan transparan dan akuntabel,” ujar Oking.
Perhatian terhadap dapur SPPG Mangunjaya 1 semakin menguat karena insiden serupa disebut pernah terjadi pada awal operasionalnya, September 2025.
Pada 3 September 2025, atau sekitar dua hari setelah dapur tersebut mulai beroperasi, sembilan siswa SDN 3 Mangunjaya dilaporkan mengalami kejadian serupa setelah menyantap menu MBG berupa nasi putih, filet ikan dori, tahu sambal, tumis kacang panjang dan wortel, serta buah jeruk.
Oking membenarkan bahwa insiden sebelumnya pernah terjadi. Menurut dia, saat itu operasional dapur tersebut sempat dihentikan sementara selama tiga bulan.
“Memang benar dulu pernah terjadi hal tersebut, bahkan dapur ini sempat disuspend selama tiga bulan,” ungkapnya.