Kasus Maut di SPBU Noerdin Pandji Terungkap Cepat, Pelaku dan Pisau Diamankan

Tim gabungan Satreskrim Polrestabes Palembang dan Unit Reskrim Polsek Sukarami menunjukkan tersangka Ongki Saputra yang ditangkap kurang dari 24 jam setelah kasus penusukan sopir truk di SPBU Jalan Noerdin Pandji, Palembang.
750 x 100 AD PLACEMENT

PALEMBANG, Topik Sumsel Tim gabungan Satreskrim Polrestabes Palembang bersama Unit Reskrim Polsek Sukarami berhasil meringkus pelaku penusukan terhadap seorang sopir truk yang tewas setelah menjadi korban pengeroyokan di SPBU Jalan Noerdin Pandji, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang.

Pelaku yang diamankan diketahui bernama Ongki Saputra (24). Ia ditangkap kurang dari 24 jam setelah peristiwa berdarah yang menewaskan Yepran Firmansyah (34), seorang sopir truk yang saat itu sedang mengantre solar di SPBU tersebut.

Kapolsek Sukarami Kompol Alex Andriyan membenarkan keberhasilan tim gabungan dalam mengungkap kasus tersebut dengan cepat.

“Alhamdulillah, tersangka berhasil kami tangkap kurang dari 1×24 jam setelah kejadian. Barang bukti berupa pisau yang digunakan untuk menusuk korban juga berhasil diamankan,” ujar Alex kepada wartawan, Rabu (3/6/2026) malam.

Meski pelaku utama telah diamankan, penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif guna mendalami motif kejadian serta mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lainnya.

“Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman. Untuk jumlah pelaku yang terlibat serta motif kejadian akan kami sampaikan lebih lanjut setelah proses penyidikan berkembang,” katanya.

Sebelumnya, peristiwa tragis tersebut terjadi pada Selasa (2/6/2026) malam di SPBU Jalan Noerdin Pandji. Korban Yepran Firmansyah diduga terlibat cekcok dengan seseorang yang menyerobot antrean pengisian solar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat korban sedang mengantre BBM, sebuah kendaraan diduga milik pelaku masuk dan menyerobot antrean. Korban kemudian menegur tindakan tersebut sehingga memicu adu mulut dan perkelahian di area pintu keluar SPBU.

Keributan sempat dilerai oleh sejumlah sopir dan warga yang berada di lokasi sehingga situasi kembali kondusif. Namun sekitar 30 menit kemudian, pelaku kembali ke lokasi bersama beberapa rekannya yang datang menggunakan sepeda motor.

Kelompok tersebut diduga langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam. Korban berusaha menyelamatkan diri dengan mengendarai truknya meninggalkan lokasi, namun terus dikejar oleh para pelaku.

Dalam kondisi mengalami luka serius, korban masih sempat mengemudikan kendaraannya hingga akhirnya truk yang dikendarainya berhenti setelah mengalami kecelakaan di seberang SPBU.

Korban kemudian diduga kembali diserang hingga terkapar tidak sadarkan diri. Rekan-rekan korban dan warga sekitar segera memberikan pertolongan serta membawanya ke Rumah Sakit Myria Palembang.

Namun berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan meninggal dunia akibat sejumlah luka tusuk yang mengenai bagian dada, rusuk, punggung, dan lengan kanan.

Saat ini Satreskrim Polrestabes Palembang masih terus melakukan pengembangan kasus untuk memburu pelaku lain yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT