PAGARALAM, Topik Sumsel — Kasus kematian seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial I (28), warga Air Perikan, Kelurahan Nendagung, Kecamatan Pagar Alam Selatan, akhirnya terungkap.
Pelaku di balik tewasnya ibu tiga anak tersebut ternyata adalah suaminya sendiri, J (35).
Korban diduga meninggal dunia akibat penganiayaan berat yang terjadi di kediaman mereka. Berdasarkan hasil visum di RSD Besemah Pagar Alam, ditemukan luka pada bagian leher korban yang diduga akibat cekikan.
Informasi yang dihimpun, peristiwa tragis itu dipicu cekcok rumah tangga antara korban dan pelaku. Meski demikian, pihak kepolisian masih mendalami motif pasti yang melatarbelakangi aksi tersebut.
Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada SIK melalui Kapolsek Pagar Alam Selatan Ipda Andi membenarkan bahwa pelaku merupakan suami korban sendiri.
“Pelaku pembunuhan terhadap ibu tiga anak ini adalah suami korban sendiri,” ujar Ipda Andi saat dikonfirmasi, Kamis malam (14/5/2026).
Menurutnya, korban diduga dicekik selama kurang lebih tiga menit hingga akhirnya meninggal dunia.
“Diperkirakan leher korban dicekik pelaku sekitar tiga menit,” jelasnya.
Usai kejadian, pelaku disebut sempat panik dan menghubungi rekannya untuk meminta bantuan. Setelah rekannya datang ke lokasi, peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada ketua RT setempat.
Tak lama kemudian, suasana di sekitar lokasi mendadak ramai dipenuhi warga yang penasaran dengan kejadian tersebut.
“Mendapat laporan dari pihak RT, petugas langsung bergerak cepat melakukan olah TKP,” tambah Ipda Andi.
Petugas dari Polsek Pagar Alam Selatan bersama Satreskrim Polres Pagar Alam kemudian langsung mengamankan pelaku di lokasi kejadian.
Saat polisi datang, pelaku diketahui tidak melakukan perlawanan maupun berupaya melarikan diri. Ia langsung menyerahkan diri dan dibawa ke Mapolres Pagar Alam untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Saat ini, kasus tersebut masih ditangani Satreskrim Polres Pagar Alam guna pengembangan penyidikan serta pendalaman motif pelaku.