PALEMBANG, Topik Sumsel — Kepala Sekolah SD Negeri 150 Palembang, Eka Octa Nugraha, S.Pd., M.Pd., mengaku belum dapat memberikan komentar terkait kabar salah satu siswanya, berinisial F, yang disebut positif pertusis (batuk rejan).
Menurut Eka, pihak sekolah belum menerima surat keterangan resmi maupun hasil pemeriksaan medis dari RSUD Bari Palembang yang menyatakan hal tersebut.
“Karena belum ada surat keterangan resmi dari pihak terkait, kami belum bisa berkomentar lebih jauh. Tapi kalau memang begitu, ya Alhamdulillah,” ujar Eka saat dikonfirmasi, Senin (10/11/2025).
Meski demikian, Eka menegaskan bahwa pihak sekolah tetap menghargai niat baik keluarga siswa apabila ingin menyampaikan permintaan maaf atau klarifikasi atas penyebaran informasi yang keliru di media sosial.
“Saya berharap permasalahan ini bisa cepat selesai. Yang paling penting, siswa kami bisa kembali bersekolah seperti biasa. Kami pasti memaafkan, karena kami sebagai pendidik tentu ingin semuanya menjadi lebih baik ke depannya,” harapnya.
Sebelumnya, siswi kelas I berinisial F diketahui telah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan selama beberapa hari di RSUD Bari Palembang. Ia sebelumnya dirawat karena mengalami mata merah dan sempat disebut terjangkit penyakit menular.
Kabar mengenai kondisi F mencuat setelah salah satu kerabatnya mengunggah klarifikasi di akun Instagram @virasoniaaaa, yang menyebut hasil pemeriksaan menunjukkan positif pertusis.
Pihak sekolah kini menunggu konfirmasi resmi dari dinas kesehatan dan rumah sakit untuk memastikan kebenaran informasi tersebut agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.