Terakhir, ia berharap kepada peserta agar dapat mengikuti bimtek ini dengan sungguh- sungguh sehingga apa yang didapatkan pada hari ini dapat bermanfaat bagi semuanya.
“Saya minta kepada narasumber berikanlah penjelasan kepada peserta dengan sejelas-jelasnya, dan peserta ikuti dengan sebaik-baiknya sehingga dapat bermanfaat,” tandasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Disdukcapil Sunaryo SSTP MM dalam laporan mengatakan, dengan inovasi Administrasi Keladi (Administrasi Kependudukan Langsung jadi) dan tagline “Duduk Dilayani Tegak Langsung Jadi” kalau langsung jadi kenapa mesti pungli.
“Masyarakat ingin mengurus Akta metsilah ada syarat dasar, maka untuk mendapatkan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Identitas Anak (KIA) langsung melalui pelayanan terintegrasi. Kami jajaran Disdukcapil Muba sedang menggeser pelayanan di Dukcapil ke tingkat Kecamatan dan Desa. Seperti pelayanan loket Dukcapil di Kecamatan, jadi apa yang ada di administrais Keladi akan di terapkan juga di kecamatan,”pungkasnya. (ril)