Untuk memastikan kondisi udara dapat dipantau secara berkala, DLH Muba mengoperasikan alat pemantau kualitas udara secara real-time. Data hasil pengukuran diperbarui setiap menit sehingga perubahan kualitas udara dapat segera diketahui.
“Jika grafik ISPU terus merangkak mendekati angka 100, kami segera mengambil langkah cepat berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Muba untuk merumuskan penanganan medis dan pencegahan,” tegasnya.
Warga Diimbau Batasi Aktivitas di Luar Ruangan
Sebagai langkah antisipasi, DLH Muba mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan apabila kondisi udara mengalami penurunan.
Warga diminta membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk. Bagi masyarakat yang harus tetap beraktivitas di ruang terbuka, penggunaan masker dianjurkan sebagai upaya mengurangi paparan partikel pencemar udara.
DLH Muba juga terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kualitas udara untuk memastikan kondisi tetap terkendali dan langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi peningkatan pencemaran.