Pemprov Sumsel berjanji akan memantau perkembangan dan memastikan PT Pertamina memenuhi komitmennya sesuai aturan yang berlaku. Namun, masyarakat mengingatkan bahwa kesabaran mereka memiliki batas.
“Kami telah meminta Pertamina mempercepat penyelesaian dan memperbaiki komunikasi dengan masyarakat. Jika tidak, kami akan mengambil langkah tegas,” ujar Yulkar.
Di sisi lain, diberitakan beberapa waktu lalu, PT Pertamina mengklaim sedang melakukan inventarisasi program untuk menangani tuntutan warga, seperti pemulihan lingkungan, pemberdayaan ekonomi, dan pemberian beasiswa. Namun, lambatnya respons dari perusahaan terus memicu ketidakpercayaan masyarakat.