“Konsistensi Lucianty dalam melakukan komunikasi politik di semua partai politik diakui sangat brilian. Terbukti sudah banyak partai politik yang mengusungnya, kalau tidak salah Nasdem, PKB, PAN, PKN, Hanura, Perindo. Ini tentunya merupakan modal utama untuk bisa maju dalam pilkada dan sudah dimiliki Lucianty.
Berbeda dengan bakal calon lainnya, hanya Apriyadi Mahmud yang sudah di dukung oleh PKS dan inipun masih belum cukup. Dengan kekurangan dukungan partai politik sebaga partai pengusung, tentunya akan susah untuk memenuhi syarat pencalonan yang ditetapkan KPUD.
Demikian juga dengan Ahmad Toha, belum satupun partai pengusung yang memberikan surat tugas/rekomendasi kalau saya baca dari media. Sekarang, tinggal Beni Hernedi yang merupakan ketua partai PDI-P, masih menunggu apakah mengusung dirinya atau tidak.
“Kalaupun Beni Hernedi akan maju dengan perahu PDI-P, masih juga membutuhkan partai politik lainnya untuk berkoalisi. Jadi peluang Lucianty untuk mendapatkan partai politik pengusung lainnya sangat besar. Artinya, Lucianty berpotensi besar tidak ada lawan alias melawan kotak kosong pada pilkada nanti,” ungkap pria yang sudah 28 tahun menekuni bidang survei perilaku pemilih di Indonesia ini.