PALEMBANG, Topik Sumsel — Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBH NU) Provinsi Sumatera Selatan resmi melantik jajaran pengurus barunya dalam acara Pelantikan dan Sarasehan LPBH NU Sumsel yang digelar di Pondok Pesantren Aulia Cendikia Palembang, Senin (10/11/2025).
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan penuh makna, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan oleh Sekretaris Tanfidziyah PWNU Sumsel, Ir. Ahmad Syaifudin Zuber, dan pengukuhan pengurus oleh Wakil Rais Syuriah PWNU Sumsel, KH. Mardi Abdullah.
Ketua LPBH NU Sumsel, Sulis Bijalala, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas terbentuknya kepengurusan baru yang diharapkan menjadi wadah advokasi bagi masyarakat.
“Hari ini kami merasa bahagia sekaligus terharu. LPBH merupakan lembaga yang akan menjadi tempat penyuluhan dan pendampingan hukum bagi masyarakat, khususnya warga Nahdliyin di Sumatera Selatan. Kami juga memohon bimbingan dan nasihat dari para kiai agar langkah kami selalu berada di jalan yang benar,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PWNU Sumatera Selatan, KH. Hendra Zainuddin Al Qodiri, memberikan apresiasi dan harapan besar kepada para pengurus yang baru dilantik.
“Selamat kepada pengurus LPBH NU Sumsel yang baru. Kami berharap di bawah komando baru ini, LPBH NU semakin eksis dan mampu memberikan edukasi serta pelayanan hukum bagi masyarakat Nahdliyin. Insyaallah, pada Desember nanti LPBH NU juga akan membuka klinik hukum sebagai wadah konsultasi bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum,” ungkapnya.
Acara pelantikan dan sarasehan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kiai Abdul Malik Syafe’i, menandai komitmen LPBH NU Sumatera Selatan untuk terus menjadi garda terdepan dalam memberikan pendampingan hukum yang berkeadilan dan berpihak kepada umat.