“Pembangunan tower di desa ini dianggap tidak menguntungkan secara bisnis karena jumlah warga yang relatif sedikit,” jelas Dedi.
Camat Tungkal Jaya, Yudi Suhendra, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Desa Pangkalan Tungkal.
“Meskipun belum memberikan keuntungan ekonomi yang signifikan, manfaatnya bagi masyarakat sangat besar. Desa ini sebelumnya benar-benar terisolasi dari sinyal,” ungkapnya.
Kepala Dinas Kominfo Musi Banyuasin, Herryandi Sinulingga AP, menambahkan bahwa pemanfaatan internet satelit merupakan solusi percepatan untuk wilayah blankspot, terutama yang jauh dari jangkauan BTS dan jaringan fiber optik.
Desa Pangkalan Tungkal awalnya difasilitasi Starlink untuk uji coba gratis selama satu bulan. Hasilnya, kebutuhan internet pemerintah desa dan warga terpenuhi.
Dengan komitmen pemerintah desa BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) dan Karang Taruna , usaha ini dikelola oleh Karang Taruna untuk operasionalnya.
“Pemeliharaan dan perawatan menjadi tanggung jawab Starlink selama beroperasi,” jelas Sinulingga.