MUBA, Topik Sumsel — Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Kabupaten Musi Banyuasin resmi dilantik dalam suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan, Jumat (17/4/2026).
Pelantikan ini merupakan bagian dari agenda pengukuhan kepengurusan IWO wilayah Sumatera Selatan serta pengurus daerah se-Sumsel untuk periode 2025–2030. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Musi Banyuasin, unsur Forkopimda, perwakilan Gubernur Sumsel melalui Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumatera Selatan Drs. H. Arinarsa JS, perwakilan Bupati Muratara melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Al-Azhar, S.Kom., M.Si, serta insan pers dari berbagai daerah.
Ketua PD IWO Musi Banyuasin, Sandi Andika, SH, menegaskan bahwa kepengurusan yang dipimpinnya merupakan struktur resmi dan sah secara organisasi.
“Dengan telah dilantiknya kepengurusan ini, kami tegaskan bahwa PD IWO Musi Banyuasin di bawah kepemimpinan saya adalah sah. Ini merupakan amanah yang harus dijalankan secara profesional, berintegritas, dan penuh tanggung jawab,” tegas Sandi.
Ia juga mengajak seluruh anggota untuk menjaga kekompakan dan tidak terpecah oleh kepentingan yang dapat merusak marwah organisasi.
“Kami mengajak seluruh anggota untuk tetap solid dan bersama-sama membesarkan IWO di Musi Banyuasin,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin, H.M. Toha Tohet, SH, menyampaikan apresiasi atas pelantikan tersebut. Ia berharap IWO dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.
“Peran media sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah. Namun, kami juga berharap IWO tetap menjaga independensi dan profesionalisme,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua Umum IWO, H. Teuku Yudhistira Adi Nugraha, M.I.Kom, menegaskan bahwa kepengurusan yang telah dilantik merupakan struktur resmi yang diakui organisasi.
“Pelantikan ini adalah bentuk pengesahan resmi. Kepengurusan PD IWO Musi Banyuasin di bawah kepemimpinan Sandi Andika sah dan berada dalam garis komando organisasi,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan seluruh anggota untuk menjunjung tinggi kode etik jurnalistik serta menjaga nama baik organisasi.
Menutup pernyataannya, Sandi Andika kembali menegaskan tidak akan mentolerir pihak yang mengatasnamakan IWO tanpa legitimasi yang sah.
“Tidak boleh ada pihak yang mengatasnamakan IWO tanpa dasar yang jelas. Kami akan bersikap tegas demi menjaga nama baik organisasi,” pungkasnya.
Dengan pelantikan ini, PD IWO Musi Banyuasin diharapkan mampu menjadi organisasi wartawan online yang profesional, solid, serta berperan aktif dalam pembangunan daerah.