Yang pasti tingginya jumlah pasien membuat pelayanan kerap melampaui waktu operasional. “Untuk menyelesaikan seluruh layanan, kadang-kadang kami harus melayani hingga pukul 18.00 WIB,” ujar dia
Untuk mendukung pelayanan, RS Ernaldi Bahar mengerahkan seluruh tenaga kesehatan, termasuk 10 psikiater dan 5 psikolog serta analis laboratorium untuk pemeriksaan Napza. Namun diakuinya tenaga medis yang ada harus menjalankan tugas rutin, seperti pelayanan rawat jalan, visit pasien, dan jaga harian.
Untuk itu, masih kata dia, guna memberikan pelayanan pihaknya memanfaatkan gedung serbaguna untuk mengintegrasikan pelayanan dalam satu atap. “Khusus untuk ibu hamil kami memberikan pelayanan prioritas,” ungkapnya.