“Barang-barangnya lengkap, motornya ada, handphone ada. Ada juga minuman tuak di sekitar lokasi,” ungkap Mustas.
Kedua orang tua korban yang datang ke lokasi tampak terpukul dan tak kuasa menahan tangis saat melihat anaknya telah terbujur kaku.
Ayah korban, Helmi (46), mengatakan sebelum ditemukan meninggal dunia, Josandra pamit meninggalkan rumah sejak Minggu (28/12/2025) malam setelah waktu Magrib.
“Sejak kemarin kami cari-cari, ternyata ada di sini, tidak jauh dari rumah,” ujarnya dengan suara bergetar.
Menurut Helmi, almarhum dikenal sebagai pribadi pendiam dan tidak banyak bicara dalam kesehariannya.
“Orangnya pendiam, tidak banyak omong,” tambahnya.
Sementara itu, petugas Pamapta SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Hendra, mengatakan pihak kepolisian telah mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Setelah menerima laporan, kami mendatangi lokasi dan mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan medis guna memastikan ada atau tidaknya tanda-tanda kekerasan. Keluarga korban sudah mengetahui dan ikut mendampingi,” jelas Ipda Hendra.