“Saat itu korban hendak mandi di sungai yang berada di belakang rumahnya di Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin,” ujar Sonny, Senin (6/7/2026).
Sebelum kejadian, salah seorang anggota keluarga sempat melarang korban mandi di sungai dan berniat mengambilkan air untuk digunakan di kamar mandi. Namun, ketika kembali, korban sudah tidak berada di lokasi sehingga keluarga langsung melakukan pencarian dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.
Dari hasil identifikasi, polisi memastikan bahwa jenazah yang ditemukan merupakan IS, berdasarkan kecocokan ciri-ciri fisik, keterangan keluarga, serta hasil pemeriksaan identifikasi.
“Hasil pemeriksaan awal juga menunjukkan korban memiliki kondisi kesehatan khusus serta keterbatasan fisik dalam berjalan. Setelah dilakukan pencocokan identitas, dipastikan jenazah tersebut adalah korban yang sebelumnya dilaporkan hilang,” jelas Sonny.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas musibah tersebut.