“Aset asrama haji ini bagian dari aset TNI AU namun diserahkan kepada Pemprov, Pemprov juga akan menyerahkan aset yang ada di Lanud sebanyak 39 unit rumah. Insyaallah akan kita selesaikan di tahun 2025 dan ini merupakan bagian dari penyelesaian dan kesepakatan ini akan dijalankan sesuai dengan koordinasi antara instansi dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Sementara itu, Panglima Komando Operasi Udara I, Marsda TNI Mohammad Nurdin mengatakan kunjungannya ke Palembang untuk melihat kondisi dan situasi di Lanud Palembang.
“Saya hari ini berkesempatan berkunjung ke Lanud SMH Palembang tentu kunjungan ini merupakan kunjungan kerja sekaligus untuk mengetahui permasalahan yang ada di lapangan,” katanya.
Dalam kesempatan ini juga, Panglima Komando Operasi Udara I, Marsda TNI Mohammad Nurdin mengapresiasi kerja sama antara Pemprov Sumsel dan Lanud SMH yang telah berupaya menyumbangkan pikiran untuk menyelesaikan permasalahan aset yang telah lama menjadi persoalan tersebut.
“Kami mengapresiasi upaya kerja sama Pemprov Sumsel, Gubernur dan jajaran untuk menuntaskan permasalahan yang belum mendapatkan solusi. Alhamdulillah sudah menemukan solusi konkritnya. Ini menunjukan bahwa komitmen Pemprov dan TNI AU mengoptimalkan keadaan untuk masyarakat,” ujarnya.