Pihak desa kemudian berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, BPBD, TNI, Polri serta masyarakat untuk melakukan pencarian. Tim gabungan mulai melakukan penyisiran di sekitar lokasi yang diduga menjadi tempat korban terakhir terlihat pada Jumat sekitar pukul 15.30 WIB.
Upaya pencarian dilanjutkan pada Sabtu pagi. Sekitar pukul 06.00 WIB, adik kandung korban bersama warga akhirnya menemukan Mulyadi di kawasan Danau Sindowali.
Korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan di Desa Bailangu Timur.
Sementara itu, personel Polsek Sekayu telah melakukan sejumlah langkah penanganan, mulai dari mendatangi lokasi kejadian, melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), hingga membuat laporan terkait peristiwa tersebut.
Pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban karena meyakini korban meninggal secara wajar. Penolakan tersebut telah dituangkan dalam surat pernyataan keluarga.
“Kami menyampaikan turut berduka cita kepada keluarga korban. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan ketika melakukan aktivitas di sungai, danau maupun perairan lainnya, khususnya saat mencari ikan,” pungkas AKP S. Hutahaean.