Dalam pidato yang dibacakan juga ditegaskan, bahwasanya koperasi menjadi instrumen strategis untuk mendukung pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan, terutama melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang saat ini telah terbentuk di lebih dari 80 ribu desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.
Yang lebih menggembirakan, koperasi-koperasi ini juga mulai membangun kolaborasi/bermitra. Mereka tidak jalan sendiri. Mereka bermitra dengan kelompok tani (poktan)/gapoktan, koperasi sektor lain, BUMDes, usaha swasta dan bahkan akademisi.
“Kita bisa menyebutnya ini dengan pendekatan pentahelix, dimana semua pihak duduk bersama untuk satu tujuan, yaitu kesejahteraan rakyat. 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan piranti yang disiapkan agar masyarakat lepas dari belenggu kemiskinan,” ungkapnya.
Sementara, Plt Kepala Dinas Koperasi UKM Muba Zulkarnain SP menyampaikan, Kabupaten Muba saat ini sudah 100% terbentuknya Koperasi Merah Putih di 242 Desa dan Kelurahan yang ada di Kabupaten Muba. Selain itu, juga sudah diusulkan 4 koperasi percontohan.