Dikatakan Nandang Polri hadir untuk memberikan rasa aman, ketenangan batin, serta menjamin kelancaran ibadah umat nasrani serta aktivitas liburan masyarakat.
“Untuk mendukung pelaksanaan operasi tersebut, Polda Sumsel mengerahkan sebanyak 2.865 personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, serta unsur instansi terkait lainnya,”ungkapnya.
Ribuan personel gabungan ini disiagakan pada 76 pos di seluruh wilayah Sumatera Selatan, yang meliputi 45 pos pengamanan, 22 pos pelayanan, 8 pos terpadu, dan 1 pos pantau.
“Pengamanan difokuskan pada objek vital dan lokasi strategis, antara lain 864 rumah ibadah umat Nasrani, 83 objek wisata, 4 bandara, 21 stasiun kereta api, 2 pelabuhan, serta 14 terminal,”jelasnya.
Selain itu, Polda Sumsel mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat yang diprediksi terjadi pada periode 25 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.
Dalam Rakor Linsek tersebut, seluruh pihak juga membahas kesiapan infrastruktur jalan. Sebanyak 35 titik jalan rusak di jalur nasional, lintas timur, dan lintas tengah telah dipetakan sebagai titik rawan.