Terlihat teman lari korban Hendrawan berjarak 200 meter dari korban dan lebih dulu finish.
Saksi Fauzi yang melintas di Jalan Sumpah Pemuda melihat korban sudah dalam keadaan tertelungkup.
“Saksi Fauzi melihat di layar jam tangan korban masih ada ritme jantung bertuliskan angka 100, kemudian dia menelpon saksi Hendrawan untuk menyusul ke TKP. Posisi korban sudah tertelungkup,” jelasnya.
Kemudian Fauzi dan Hendrawan bersama masyarakat setempat membawa korban ke rumah sakit Siloam Sriwijaya untuk memberikan pertolongan.
Namun setiba di rumah sakit ternyata korban sudah meninggal dunia.
“Korban sudah meninggal pas sampai di rumah sakit. Ya perkiraan meninggalnya sewaktu ditemukan oleh saksi atau dalam perjalanan ke rumah sakit. Diduga kena serangan jantung,” katanya.
Saat ini keluarga korban sudah menjemput jenazah korban untuk membawanya ke rumah duka.
“Sudah dijemput sama keluarga,” tutupnya.