“Jadi berdasarkan data yang kami peroleh ada sekitar 70 warga kurang mampu di Muba penyintas COVID-19 yang saat ini sedang melaksanakan isoman. Jadi selain vitamin dan obat-obatan juga kita salurkan protein hewani dari hewan kurban. Nah, daging kurban nanti akan diantar ke rumah mereka masing-masing dengan tetap mengedepankan prokes,” ulasnya.
Mustasyar PWNU Sumsel ini melanjutkan, dirinya telah menghimbau kepada seluruh panitia pemotongan hewan kurban di Muba untuk membagikan daging kurban nantinya door to door ke rumah warga yang berhak mendapatkan.
“Jadi warga tidak disuruh ngumpul, daging kurban nantinya akan diantar langsung oleh panitia kurban, selain itu untuk wadah daging kurban juga akan menggunakan pelepah pinang, daun jati, dan daun pisang untuk upaya menekan penggunaan sampah plastik,” bebernya.
Kepala Bagian Kesra Setda Muba H Opi Palopi mengajak untuk seluruh warga Muba yang melaksanakan Shalat Idul Adha rumah masing-masing.
“Sebagaimana edaran yang telah dikeluarkan pak Bupati agar melaksanakan shalat Idul Adha di kediaman masing-masing meminimalisir peningkatan jumlah penularan wabah COVID-19,” tandasnya.