PALEMBANG, Topik Sumsel — Kepala KSOP Kelas I Palembang, Laksamana Pertama TNI Idham Faca, menyambut kedatangan 238 peserta program mudik gratis Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah di Pelabuhan Boom Baru Palembang, Selasa (17/3/2026) sore.
Rombongan pemudik tersebut tiba dari Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok, Bangka, menggunakan kapal cepat Express Bahari yang sandar sekitar pukul 16.30 WIB.
Idham Faca mengatakan, penyambutan dilakukan bersama manajemen PT Pelindo II Cabang Palembang, BPTD Kelas II Sumatera Selatan Ditjen Perhubungan Darat, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
“Hari ini kami secara resmi menyambut kedatangan peserta mudik gratis dari Bangka. Kapal yang digunakan terisi penuh dengan total 238 penumpang,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada Rabu (18/3/2026), pihaknya juga akan melepas peserta mudik gratis dari Pelabuhan Boom Baru Palembang menuju Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok Bangka sebanyak 70 orang.
Program mudik gratis melalui moda transportasi laut ini berlangsung selama enam hari, dengan jadwal keberangkatan dari Bangka ke Palembang pada 16, 17, dan 19 Maret 2026. Sementara keberangkatan dari Palembang ke Bangka dijadwalkan pada 22, 24, dan 26 Maret 2026.
Menurut Idham, program ini telah disosialisasikan kepada masyarakat sejak awal melalui rapat koordinasi pembukaan posko Lebaran, dan mendapat respons yang cukup tinggi dari masyarakat.
“Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat baik untuk mengikuti program mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah,” katanya.
Secara umum, arus mudik Lebaran 2026 melalui transportasi laut di wilayah Sumatera Selatan, baik di Pelabuhan Tanjung Api-Api maupun Pelabuhan Boom Baru, berjalan lancar, aman, dan terkendali.
“Seluruh personel siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik,” tegasnya.
Di lokasi yang sama, aktivitas pelabuhan juga terpantau cukup padat. Selain kedatangan kapal Express Bahari dari Bangka, Pelabuhan Boom Baru juga menjadi titik sandar speedboat yang mengangkut karyawan PT OKI Pulp and Paper dari Dermaga Sungai Baung, OKI, yang sebelumnya bersandar di Dermaga 7 Ulu Palembang.