930 x 180 AD PLACEMENT

Rekonstruksi Pembunuhan Petani di OKU, Korban Dikeroyok Usai Dituding “Cepu” Narkoba

Tersangka memperagakan salah satu adegan saat rekonstruksi kasus pembunuhan Feriyansyah di Mapolda Sumsel, yang menewaskan korban usai dikeroyok karena dituduh sebagai informan polisi.
750 x 100 AD PLACEMENT

PALEMBANG, Topik Sumsel Penyidik Unit 4 Subdit III Jatanras Polda Sumatera Selatan menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang menewaskan Feriyansyah (41), seorang petani asal Desa Lubuk Rukam, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Rekonstruksi yang berlangsung di lapangan tembak Mapolda Sumsel, Selasa (28/4/2026), turut dihadiri Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel, Siti Fatimah, serta Melia, istri korban.

Sebanyak 23 adegan diperagakan langsung oleh tersangka Sharijal bin Rojimi guna mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa pembunuhan tersebut.

Dari rekonstruksi terungkap, aksi pengeroyokan bermula saat korban tengah memperbaiki sepeda motornya di sebuah bengkel di Dusun 7. Salah satu pelaku datang dan melontarkan provokasi, sebelum kembali bersama dua anggota keluarganya dengan membawa senjata tajam.

Ketiga pelaku kemudian mengejar korban yang berusaha menyelamatkan diri ke bagian belakang rumah. Namun, korban akhirnya dikepung oleh para pelaku, yakni Febi Wiliansyah, Niken Yolanda, dan Sharijal.

Korban kemudian dibacok berulang kali di sejumlah bagian tubuh hingga terjatuh dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Johannes Bangun melalui Kanit 4 Jatanras AKP Taufik menjelaskan, rekonstruksi dilakukan untuk mencocokkan keterangan tersangka dengan fakta di lapangan serta melengkapi berkas perkara.

“Seluruh rangkaian peristiwa telah sesuai dengan hasil penyidikan. Ini akan menjadi bagian penting dalam pembuktian di persidangan,” ujar Taufik.

Sementara itu, Melia, istri korban, mengungkapkan suaminya menjadi korban pengeroyokan karena dituduh sebagai “cepu” atau informan polisi dalam kasus narkotika oleh pihak pelaku.

“Apa yang mereka tuduhkan tidak benar. Suami saya dibunuh dengan sangat kejam,” ucapnya dengan nada sedih.

Ia pun meminta agar para pelaku dihukum seberat-beratnya atas perbuatan tersebut.

Diketahui, dari tiga pelaku yang terlibat, polisi baru berhasil mengamankan satu tersangka, sementara dua lainnya masih dalam pengejaran dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT