Rudi juga menekankan pentingnya sinergi dalam membangun ekosistem olahraga. “Relung Billiard Challenge 2025 adalah bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan media bisa membuka ruang pembinaan yang lebih luas. Dengan empat kategori, semakin banyak kesempatan bagi generasi muda dan masyarakat untuk menunjukkan potensinya,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Penyelenggara Relung Billiard Challenge 2025, Fajar Wiko, mengatakan turnamen ini juga menjadi momentum lahirnya Jurnalis Billiard Club (JBC) Palembang, wadah jurnalis pehobi biliar.
“Kami ingin biliar di Sumsel tumbuh dengan ekosistem yang inklusif. Dengan kategori pemula, pelajar & mahasiswa, wanita, dan jurnalis, semua kalangan punya ruang untuk berkembang. Dari sini, kami berharap akan lahir atlet yang bisa mengharumkan nama Sumsel,” ujarnya.
Turnamen ini digelar oleh Dispora Sumsel bekerja sama dengan POBSI, Relung Media, dan V-Pool, sebagai bagian dari strategi pembinaan olahraga berkelanjutan di Bumi Sriwijaya.
Dengan adanya Relung Billiard Challenge 2025 – Piala Gubernur Sumsel, Sumatera Selatan semakin memantapkan diri sebagai daerah dengan ekosistem olahraga yang aktif, kompetitif, dan berorientasi pada prestasi.