“Kunci keberhasilan program kita adalah kolaborasi. Segera lakukan harmonisasi dengan Forkopimda Muba. Pastikan kehadiran Kementerian Agama dirasakan manfaatnya melalui sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah dan instansi terkait,” tambahnya.
Selain sinergi formal, Syafitri juga berpesan agar Dedi Alamsyah mampu membaur dengan kearifan lokal di Bumi Serasan Sekate. Pemahaman terhadap budaya dan adat istiadat setempat dinilai sangat penting untuk menjaga kerukunan dan kelancaran pelayanan keagamaan.
“Pelajari dan dalami adat istiadat serta kearifan lokal masyarakat Muba. Dekati tokoh agama dan tokoh masyarakat dengan cara-cara yang santun. Dengan memahami budaya daerah, saudara akan lebih mudah menjalankan program-program kementerian dan menjaga keharmonisan umat,” pesan Kakanwil.
Menutup arahannya, Kakanwil berharap agar Kakankemenag yang baru dapat membawa inovasi bagi kemajuan pendidikan madrasah, pelayanan KUA, serta pelayanan kehidupan keagamaan dan moderasi beragama di Kabupaten Musi Banyuasin.