930 x 180 AD PLACEMENT

Sertu MRR dan Warga Sipil Jadi Tersangka Kasus Penembakan Anggota TNI di Panhead

Kapendam II/Sriwijaya Letkol Inf Yordania memberikan keterangan terkait kasus penembakan yang menewaskan Pratu Ferischal di Kafe Panhead Palembang.
750 x 100 AD PLACEMENT

PALEMBANG, Topik Sumsel Kasus penembakan yang menewaskan Pratu Ferischal di Kafe Panhead, Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Sabtu (16/5/2026) dini hari, terus didalami aparat gabungan.

Dalam perkara tersebut, dua orang telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka, yakni anggota TNI berinisial Sertu MRR yang diduga sebagai pelaku penembakan serta seorang warga sipil berinisial DS yang diduga menyembunyikan barang bukti senjata api usai kejadian.

Saat ini, Sertu MRR ditahan di Denpom II/4 Palembang untuk menjalani pemeriksaan intensif, sedangkan DS diserahkan dan ditahan di Polrestabes Palembang.

Kapendam II/Sriwijaya Letkol Inf Yordania mengatakan, hasil penyidikan sementara mengungkap adanya keterlibatan anggota TNI dan warga sipil dalam kasus tersebut.

“Dari hasil penyidikan sementara, ada dua pelaku. Satu anggota TNI berinisial Sertu MRR diduga sebagai pelaku penembakan, sementara satu orang sipil berinisial DS diduga menyembunyikan barang bukti senjata api yang digunakan saat kejadian,” ujar Yordania di Makodam II/Sriwijaya, Minggu (17/5/2026).

Ia menjelaskan, insiden berdarah itu bermula dari cekcok mulut antara korban dan pelaku di lokasi hiburan malam yang kemudian berkembang menjadi perkelahian.

Situasi yang memanas diduga membuat pelaku mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan ke arah korban hingga menyebabkan Pratu Ferischal mengalami luka tembak serius di bagian tubuhnya.

“Motif sementara karena cekcok dan perkelahian yang berujung penembakan. Namun detail penyebab dan kronologi lengkap masih didalami penyidik Denpom II/Sriwijaya,” katanya.

Dari hasil penyelidikan awal, aparat juga menemukan fakta bahwa senjata api yang digunakan pelaku diduga merupakan senjata api rakitan.

Meski demikian, penyidik masih mendalami jenis senjata serta asal-usul kepemilikan senjata api tersebut.

“Senjata yang digunakan diduga senjata api rakitan. Saat ini masih didalami jenisnya maupun dari mana diperoleh,” ungkapnya.

Sementara itu, jenazah Pratu Ferischal telah dimakamkan pada Sabtu sore sekitar pukul 17.35 WIB dengan prosesi militer yang dihadiri keluarga dan rekan satuannya.

Kasus penembakan tersebut kini masih dalam penanganan Denpom II/Sriwijaya bersama aparat kepolisian guna mengungkap secara lengkap kronologi, motif, serta asal senjata api yang digunakan pelaku.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT