Sriwijaya FC Kembali Ditahan Imbang oleh Persikota

Sriwijaya FC ditahan imbang 0:0 oleh Persikota. (Kontributor Foto : Petrus Marudut)
750 x 100 AD PLACEMENT

PALEMBANG, Topik Sumsel Hasil Sriwijaya FC harus berakhir imbang dengan tim Persikota dengan skor 0-0 dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Kamis (19/9/2024).

Supporter menuntut Pelatih Sriwijaya FC Jafri Sastra untuk meraih 3 point di kandang justru harus puas berbagi 1 point dengan Persikota. Permainan terbuka yang dilakukan oleh Sriwijaya FC dari menit awal pertama. Namun kedua tim belum bisa menciptakan peluang di babak pertama. Sedangkan Persikota tidak mampu menciptakan peluang yang bersarang di gawang Sriwijaya FC. Dari segi pertahanan kedua tim memberikan penampilan yang solid sehingga tidak ada peluang yang tercipta menjadi gol selama babak pertama.

Dibabak kedua Sriwijaya FC terus melakukan tekanan kepada Persikota demi bisa memecah kebuntuan. Tapi Persikota mampu membendung seluruh peluang Sriwijaya FC, sehingga memaksa tuan rumah harus puas bermain imbang dengan skor kacamata 0-0.
Sebelum laga di gulir, penonton menuntut karateker Sriwijaya FC Jafri Sastra untuk bisa meraih 3 point di kandang. Dikarenakan di pertandingan kandang melawan PSKC Cimahi, Sriwijaya FC harus bermain imbang dengan skor 1-1.

Menanggapi pressure dari kelompok supporter, pelatih Sriwijaya FC Jafri Sastra menganggap sebagai motivasi untuk tim menjadi lebih baik lagi di laga selanjutnya.

“Pressure seperti apapun itu motivasi. Pressure yang dilakukan oleh supporter itu motivasi buat kami. Kami tidak terbebani. Yang paling bertanggungjawab adalah pelatih kepala. Head coach yang paling bertanggung jawab dari semua hasil yang didapat,”.
Pelatih asal Payakumbuh Sumatera Barat (23 Mei 1965) mengingatkan apapun usaha manusia, Allah yang menentukan. Tim Sriwijaya FC sudah bekerja keras.

Jafri Sastra menyebutkan bahwa yang memiliki ekspektasi tinggi itu bukan dari supporter, tapi keluarga di rumah yang selalu mendoakan.
“Tapi yakinlah semua itu ada hikmahnya. Hikmahnya apa? Kita benahi lagi, kita perbaiki lagi. Sepakbola kan memang begitu. Siapa yang gak ingin menang. Semua ingin menang,” katanya.

Pasca dua laga yang dilakoni Sriwijaya FC di musim kompetisi Liga 2 2024/25, Meghon Valpoort striker asing yang diharapakan bakal jadi andalan masih belum menunjukkan kualitas terbaik nya. Fans Sriwijaya FC tentunya menantikan ketajaman striker muda kelahiran 31 Juli 2000 yang bertubuh jangkung 190 cm ini untuk membuktikan ketajaman nya di laga ketiga Sriwijaya FC yang bakal menjamu Persikota Tangerang di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Kamis (19/9/2024). Menanggapi hal ini, pelatih kepala Sriwijaya FC mengaku performa Meghon Valpoort masih perlu adaptasi mengingat kehadirnya di penghujung persiapan tim Laskar Wong Kito.

“Performa secara tim secara individu sebetulnya sangat meningkat. Khusus pemain asing baru pertama kali main di Indonesia. Bergabungnya di penghujung kompetisi akan diputar. Ini sebetulnya sudah cukup baik. Mungkin mereka sedang beradaptasi belum maksimal dengan Liga kita khususnya Liga 2,” kata Jafri Sastra.

Tapi secara tim, kata Jafri Sastra sebetulnya sudah maksimal, terbukti dengan banyak peluang tercipta untuk membuat gol yang memang sudah disiapkan.

“Tapi gol itu tidak terjadi. Peluang banyak. Kita hanya diberi satu gol (lawan PSKC),” kata Jafri Sastra
Jafri Sastra mengakui, tim ini masih banyak punya kelemahan, masih banyak yang harus dibenahi, dari pertandingan ke pertandingan berikutnya.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT