Ia menambahkan, kedua kelompok sudah saling serang sehingga membahayakan warga yang melintas, termasuk para pedagang.
“Kami ketakutan dan tidak berani keluar rumah, apalagi mereka membawa berbagai senjata tajam,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Kapolsek Ilir Timur II Kompol M. Ismail belum memberikan keterangan terkait insiden tawuran yang terjadi di wilayah hukumnya tersebut.