Terbongkar! Anak Bunuh dan Mutilasi Ibu Kandung di Lahat

Petugas kepolisian melakukan olah TKP di lokasi penemuan potongan tubuh korban di Kabupaten Lahat.
750 x 100 AD PLACEMENT

PALEMBANG, Topik Sumsel Kasus pembunuhan sadis disertai mutilasi terhadap seorang wanita paruh baya di Kabupaten Lahat akhirnya terungkap. Pelaku yang diamankan ternyata adalah anak kandung korban sendiri.

Tim gabungan Ditreskrimum Polda Sumsel bersama Satreskrim Polres Lahat berhasil menangkap tersangka berinisial AF, kurang dari 12 jam setelah jasad korban ditemukan.

Korban diketahui bernama SA (63), seorang ibu rumah tangga yang merupakan ibu kandung pelaku. AF ditangkap di salah satu penginapan di wilayah Kabupaten Lahat pada Rabu (8/4/2026), setelah polisi melakukan pengejaran intensif.

Pengungkapan kasus ini bermula dari kecurigaan keluarga karena korban tidak terlihat selama sekitar satu minggu. Kecurigaan tersebut mengarah ke kebun milik korban yang ditemukan terdapat galian tanah mencurigakan.

Keluarga bersama warga dan perangkat desa kemudian melakukan pengecekan pada Rabu dini hari sekitar pukul 00.15 WIB. Hasilnya, ditemukan tiga karung plastik yang ditanam di dalam lubang sedalam kurang lebih 1,5 meter.

Saat karung dibuka, warga dikejutkan dengan temuan potongan tubuh manusia yang diduga merupakan korban. Peristiwa tersebut langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.

Petugas Polres Lahat yang menerima laporan segera mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengevakuasi jasad korban untuk dibawa ke rumah sakit guna proses autopsi dan identifikasi oleh tim forensik.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, mengatakan pihaknya memberikan perhatian serius terhadap kasus tersebut.

“Tim gabungan langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku, yang ternyata merupakan anak kandung korban sendiri,” ujarnya.

Saat ini, penyidik masih terus mendalami motif serta kronologi lengkap kejadian, termasuk menguatkan alat bukti melalui pemeriksaan sejumlah saksi, baik dari keluarga maupun warga sekitar.

Kasus ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum mengingat tingkat kekerasan yang dilakukan serta hubungan keluarga antara pelaku dan korban.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT